Kebun Raya Gianyar, yang Destinasi Wisata Suci Hutan Menjadi Berubah

Kebun Raya Gianyar, yang Destinasi Wisata Suci Hutan Menjadi Berubah

Posted by

KESAN seram, menakutkan dan menakutkan sekarang tidak merasa lagi. Sejak berubah menjadi Kebun Raya Gianyar (KRG), lahan seluas hektar sepuluh adalah kawasan hutan rakyat suci masyarakat Pilan Pekraman Desa, Payangan diubah untuk memungkinkan.

Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata yakin KRG mampu memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat dan menambahkan objek wisata baru. Selain itu, tanah negara yang dikelola oleh desa adat setempat kondisi herediter adalah subur dan berkelanjutan.

Kebun Raya Gianyar, yang Destinasi Wisata Suci Hutan Menjadi Berubah
Kebun Raya Gianyar, yang Destinasi Wisata Suci Hutan Menjadi Berubah

Kebun Raya Gianyar, yang Destinasi Wisata Suci Hutan Menjadi Berubah

Sebanyak 41 spesies vegetasi asli ke KRG koleksi awal didominasi oleh pohon-pohon berukuran besar untuk berbagai jenis anggrek dan 36 spesies hewan seperti burung dan kehadiran rusa.

Artis koloni wilayah seni Ubud dan Gianyar Kabupaten, yang sudah dikenal wisatawan, tidak akan sulit untuk memperkenalkan Kebun Raya Gianyar bagi wisatawan dalam dan luar negeri.

Pelestarian dan pemandangan alam itu menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan asing, selain seni yang unik dan budaya Bali.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada warga yang telah berkontribusi secara sukarela tanah mereka untuk jalan tanpa meminta kompensasi,” kata Agung Bharata.

Oleh karena itu, hampir setiap waktu puluhan wisatawan asing berjalan di tengah-tengah hamparan sawah di pagi hari di Subak Lottunduh, artis koloni Ubud, yang tidak jauh dari Kebun Raya meresmikan Gianyar baru.

Mereka menikmati udara bersih dengan berjalan melalui sawah dan saluran irigasi bund dengan air mengalir jelas, dengan ratusan ikan air tawar yang menghuni saluran.

KRG yang merupakan 32 kebun raya di Indonesia dibangun secara bertahap dengan dukungan dana anggaran Kabupaten Gianyar dan pemerintah pusat sebesar menjadi 16,9 miliar yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, antara lain sebagai konservasi, pendidikan, penelitian, pariwisata , dan lingkungan jasa-memproduksi oksigen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *